JavaScript seems to be disabled in your browser.

You must have JavaScript enabled in your browser to utilize the functionality of this website. Click here for instructions on enabling javascript in your browser.



Folksy Day Out

Got A Fancy & Warm Homestay for You Folks!

Liburan yuk!

Kamu sudah ada rencana untuk liburanmu di tahun ini Folks? Biasanya, kalau akan liburan apa saja yang menjadi list untuk kamu persiapkan? Destinasi wisata, tentu. Tapi, jangan lupa memikirkan tempat menginap yang nyaman ya.

Nah, beberapa waktu lalu Tim Folksy berkesempatan untuk mengunjungi sebuah homestay di Kaliurang, Yogyakarta, namanya Omah Ucok. Pertama kali datang, kami langsung disambut dengan pemandangan rumput hijau, rumah-rumah bernuansa coklat dan lampu-lampu yang bikin suasananya jadi warm banget. Seketika, Tim Folksy langsung kepikiran, “Asli ini seru banget buat barbeque-an.”

Pilih sendiri rumahmu

Yup, Omah Ucok nampaknya bisa jadi alternatif seru buat kamu yang bosan menginap di hotel Folks. Di sini, kamu bisa memilih satu dari lima rumah yang ada. Jadi, model homestay ini adalah rumah yang terpisah-pisah dalam satu komplek dan masing-masing punya ciri khasnya sendiri. Apa aja sih? Ada rumah mezzanine bata, mezzanine kayu, omah cilik batu, omah cilik kayu dan bata, serta pendopo. Seru ya! Nah, khusus yang pendopo, kamu bisa menggunakannya untuk acara-acara seperti gathering, atau pertemuan dengan kawan lama sambil ngopi-ngopi folks!

Nuansa tradisional di tengah modernitas

Konsep Omah Ucok adalah kombinasi tradisional dan modern, jadi kamu tetap bisa merasakan suasana pedesaan sekaligus menikmati fasilitas hunian masa kini. Pastinya, menginap di Omah Ucok membuat kamu terbebas dari bisingnya laju kendaraan, polusi dan hal-hal lain yang biasanya membuatmu penat. Apalagi, kalau kamu menginap di rumah dengan interior didominasi batu atau kayu, rasanya waktu bangun di pagi hari jadi semangat. Apalagi lokasinya di Kaliurang, sangat pas dengan temperatur udaranya yang sejuk.

Nah, kalau kamu penasaran, Tim Folksy sempat membuat video singkat untuk kamu nih! Selain itu kamu juga bisa kunjungi Folksy Magazine IG TV atau lihat-lihat interiornya di web Omah Ucok. Pilihan homestay udah di tangan, sekarang selamat menentukan destinasi liburanmu Folks!


 

Photo source: https://www.omahucok.com/gallery 



Keseruan Folksy Women Week

Beberapa waktu yang lalu, Folksy Magazine merayakan Hari Kartini selama dua hari. Kami menamai perayaan ini, “Folksy Women Week.” Bertempat di CIAO Point Yogyakarta, Tim Folksy ingin berbagi keseruan merayakan Hari Kartini dengan berbagai workshop, book talk, dan talk show bersama para perempuan inspiratif.

Suatu pagi di akhir pekan, tanggal 21 dan 22 April 2018 Tim Folksy menggelar kain berbagai warna, menata berbagai keperluan, serta menyiapkan pop-up-shop. Lalu, menyusun rumah-rumahan kardus dengan washi tape kesukaan Tim Folksy. Di sampingnya, ada beberapa mainan anak untuk peserta yang mengajak buah hatinya. Lucunya, ada juga mini organ untuk yang senang bermain musik, bahkan ada kuda mini dan berbagai mainan unik lainnya. Ya, ini adalah salah satu dukungan dari Haidee Rental, bisnis kreatif yang menyewakan mainan-mainan unik.

Sambil mendekor rumah kardus, ratusan washi tape dari Gudily bertebaran di lantai. Tim Folksy memotong, menempel, sampai bingung ingin pakai yang mana dulu. Siap? Acara hampir mulai! Peserta datang dan membongkar goodie bag, lalu senyum-senyum sendiri. Sepertinya, isinya lucu-lucu dan made-my-day banget, ya. Beberapa diantaranya adalah hadiah kecil dari Semoet Ketjil, Cipan Organics, Evete Naturals, dan masih banyak lagi.

Keseruan yang pertama dimulai, Puty Puar hadir untuk berbagi kreatifitasnya membuat jurnal dan doodling. Seorang ibu, ilustrator, sekaligus penulis buku ini juga sempat sharing pengalamannya menulis buku saat sesi book talk. Saat berlatih doodling, peserta asyik mengombinasikan warna-warna menggunakan alat tulis dari Staedtler. Mereka sangat bersemangat, apalagi saat sesi pembagian door prize. Kali ini, Mums Projcets mencoba berbagi karyanya berupa buku berbahan kain untuk perempuan yang sedang memiliki bayi. Wah, Tim Folksy sih juga ingin sekali bukunya.

Setelah seru-seruan dengan Puty Puar, workshop dari Desia’s Kitchen dan Fuwa Fuwa pun disambut hangat oleh peserta. Saat itu, lima hingga delapan orang duduk melingkar, berlatih membuat cheese cake dan sebagian membuat pompom. Suasananya akrab, mereka pun bisa tanya-tanya langsung dengan Desia dan Okta. Puncaknya, hadir empat perempuan inspiratif yang bergerak untuk perubahan sosial sesuai bidangnya masing-masing. Mereka adalah Ina Pane (Animal Friends Jogja), Pamela Abigail (social activist), Shinta Arshinta (Pusat Rehabilitasi YAKKUM), dan Fitri (SURVIVE! Garage).  Masing-masing memiliki fokus berbeda, dari mulai isu satwa, difabel, hingga idealisme seni.


Akhirnya, kerja keras selama beberapa bulan terbayarkan. Dukungan dari berbagai pihak pun sangat besar pada kesempatan tersebut. Salah satunya juga dari Omah Ucok, sebuah homestay kreatif yang memadukan aspek modern dan tradisional. Hari Kartini tahun ini, jadi lebih meriah dari tahun-tahun sebelumnya. Selain itu, ternyata merayakan Hari Kartini bisa semenyenangkan ini ya, Folks.Tahun depan, kira-kira akan kita rayakan bersama dengan kegiatan apa nih?



Studio Visit: Raksasa Print

Desember 2017, team Folksy untuk pertama kalinya pergi ke Malaysia untuk mengikuti Rantai Art Festival di IAM4U Puchong. Sebuah kesempatan yang sangat menyenangkan, bisa jalan-jalan sekaligus bertemu artist dan crafter Malaysia. Salah satu tenant favorit yang sudah Folksy incar sebelum kita sampai di Malaysia adalah Raksasa Print Studio! Raksasa Print adalah silkscreen printing studio yang didirikan oleh Jane Stephanny dan Julienne Mei Tan. Bersama beberapa teman lainnya mereka membuat berbagai macam merchandise mulai dari zine, plushie, tas, hingga kaos.

Tepat seperti yang sudah kami harapkan, meja Raksasa Print di Rantai Art Fest penuh dengan berbagai zine dan artprint yang melambai-lambai minta diborong. Sambil berbelanja Folksy berkenalan dengan Jane dan Julienne yang ramah. Mereka bahkan mengajak kami untuk mampir ke studio mereka di Chinatown Kuala Lumpur. Tentu saja mau! Kami langsung membuat janji untuk bertemu di Chinatown keesokan harinya.

Raksasa Print Studio terletak di lantai 4 dan memiliki akses ke rooftop garden kecil yang cantik. Kadang-kadang mereka mengadakan movie screening di sana. Ngos-ngosan naik tangga ke lantai 4? Jangan khawatir, mereka menjual minuman ringan di mini bar untuk kita yang kehausan. Jadi bisa duduk minum cola dingin sambil memanjakan mata melihat koleksi printilan yang lucu-lucu. Sementara itu studionya sendiri merupakan sebuah ruangan yang luas, memanjang tanpa sekat. Dindingnya dipenuhi artwork Raksasa Print dan juga rak-rak berisi CD dan buku bekas yang bisa kita koleksi.

Folksy mengobrol dengan Jane dan Julienne di bagian depan studio yang biasa dipakai Julienne untuk mengajari murid-muridnya. Ya, Raksasa Print secara berkala juga membuat workshop screen printing untuk siapa saja yang ingin belajar, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa. Mereka ingin membagikan ilmu sekaligus menunjukkan kecintaan mereka terhadap seni kepada masyarakat Malaysia.



Kalau kamu ingin berkunjung ke Raksasa Print Studio, jangan lupa menghubungi mereka terlebih dahulu melalui email atau instagram @raksasaprint karena saat ini mereka hanya membuka studio by appointment. Atau kunjungi raksasaprint.com untuk melihat jadwal workshop dan pameran.



The First #MakersMarket in Town

#Throwbacklastweek

So Folks, this is the euphoria of #MakersMarket at Greenhost Hostel last week. Many days left and still, we can move from this event. Makers Market is an event featuring several artisans to showcase their artwork and you can appreciate them by buying some products they made. We also held some workshops and talk show presented by local artists in Yogyakarta. The enthusiasm of participants and visitors is the most important thing that turns this two-days-event (October, 14th & 15th 2017) to be amazing. Do we should make some kind of this event again?

If you are a participant or a visitor, tell us how do you feel and how happy you are attending this event. Also, thanks to Genetika Concept Store as our partner to held this event. Well, let’s enjoy the vibes again!


Looking for some ‘fresh’ earings? @gendis.projects offer you some fruity design earings. Let’s celebrate the cuteness and be different.

Looking for some ‘fresh’ earings? @gendis.projects offer you some fruity design earings. Let’s celebrate the cuteness and be different. 


Are you interested in some embroidery things? So you can wear the embroidery art work everytime you want. (embroidery necklace from @cub.club_)

Are you interested in some embroidery things? So you can wear the embroidery art work everytime you want.

(embroidery necklace from @cub.club_)

So, there’s a 90’s magazine in Indonesia entitled “Sarinah” and you can find them in different ‘creature’ now. (Collage postcard from @proyeksarinah).

So, there’s a 90’s magazine in Indonesia entitled “Sarinah” and you can find them in a different ‘creature’ now.
(collage postcard from @proyeksarinah).


Wanna play with them? (Paper craft from @lowpolypaper)

Wanna play with them?
(paper craft from @lowpolypaper)

This is our ways to appreciate local maker and crafter, now you can catch them up at their instagram and also follow @folksypress for some projects update. 

Photo by @dicakravala



Recent Post
Categories