JavaScript seems to be disabled in your browser.

You must have JavaScript enabled in your browser to utilize the functionality of this website. Click here for instructions on enabling javascript in your browser.



Artsy People of The Month: Sombong

by Angela Shinta on 2018-12-14 00:00:04


Beberapa waktu lalu, Tim Folksy ngobrol dengan Igi Anjangbiani atau biasa disapa Sombong. Singkat cerita, founder karakter Souka dan Sashi ini matanya sempat minus tiga, tapi enggan pakai kacamata. “Sempat dibilang begitu (sombong), karena dulu suka jarang nengok kalau disapa.” Ujarnya, saat menjelaskan kenapa Sombong dipilih jadi nama populernya hingga saat ini.

Jika kalian cek akun Instagram @sombong_ ada dua karakter hewan lucu dan ‘tidak biasa’ yang sering banget muncul di feeds nya. Satu adalah kucing bermata lima, satunya lagi yaitu kelinci tanpa mata, hidung, mulut, termasuk kumis. Mereka adalah Souka dan Sashi, urban toys ciptaan Sombong selain karyanya yang lain yaitu lukisan.

Pria kelahiran Bandung, Jawa Barat ini tertarik dengan seni rupa sedari kecil. Igi atau Sombong yang lebih suka dibilang sebagai visual artist ini, aktif mengikuti pameran sejak tahun 2015. Sempat bercerita juga bahwa tahun 2017 kemarin, ia lulus kuliah dari salah satu perguruan tinggi negeri di Bandung. Selamat, Igi! Bulan Desember ini, Sombong adalah artsy people of the month yang dipilih Tim Folksy. Kami sempat tanya-tanya Sombong soal mengapa ia memilih medium untuk berkarya, arti mainan buat dia, sampai bayangan soal kalau saja saat ini tidak menggiati seni.

Igi Anjangbiani (@sombong_)

Ceritain dong tentang kesenian yang kamu giati. Sudah sejak kapan dan apa yang membuat kamu memilih medium yang bersangkutan?

Wah, banyak sekali. Pokoknya ada suatu masa di mana aku nyobain semua yang bisa kujangkau (berkaitan dengan seni rupa). Karena waktu kuliah tahun ke-dua, mulai ada kesadaran buat aktif pameran tapi nggak ada yang ngajakin. Akhirnya semua submission pameran yang bisa didaftarin aku ikutin, dari pameran post card sampe patung. Sekarang sedang cukup fokus bikin karya fine art, dua tahun terakhir lagi banyak ngulik “toys” dan lukisan, karena ya memang ternyata irisan kecintaan dan teknologi yang bisa kejangkaunya di dua medium itu.

Ceritain soal nama sombong

Wah, nama Sombong itu ceritanya panjang. Tapi kalau disingkat, intinya memang sempet dibilang begitu, karena dulu suka jarang nengok kalau disapa. Gara-gara sempet minus tiga tapi nggak pakai kacamata jadi nggak kelihatan kalau ada yang nyapa hahaha.

Mainan yang kamu buat, punya nama kah? Inspirasinya dari mana?

Ada dua karakter yang ada namanya, Sashi yang kelinci. Lalu ada Souka, kucing bermata lima yang suka muncul di graffiti yang kubuat.

Inspirasinya, kalau Sashi dari fakta yang aku temukan soal kelinci. Kelinci ternyata bisa mati gara-gara dikagetin doang, secemen itu. Gara-gara tingkat stresnya tinggi. Nah, sisi itu aku ambil jadi representasi rasa takut dan khawatir yang kualami. Kalau Souka yang kucing gara-gara aku suka kucing dan katanya nggak boleh kalau matanya satu (pernah dimarahin orang), jadi matanya lima.

Apakah dijual? Gimana caramu memberi nilai untuk karyamu?

Dijual dong, hehe. Kalau toys cara nentuin harganya yaitu dari ukuran dan dibantu konsultasinya oleh @so.toy. Kalau lukisan, aku dibantu juga sama orang yang sudah biasa pricing lukisan. Itu kalau nilai materi duit. Kalau nilai yang lain, ya itu kayak anak sendiri, sayang aja gitu.

Buatmu, mainan itu berarti apa dan seperti apa? Bayanganmu kalau di dunia ini nggak ada mainan?

Wah gila sih, mainan itu ternyata bisa diextend dari banyak wilayah visual maupun konsepnya. Bisa jadi seni dan bisa juga jadi banyak hal menarik lainnya. Kalau di dunia nggak ada mainan...nggak mungkin sih. Selama rasa bosan manusia masih ada, bentuknya aja yang terus berubah.

Sekarang lagi sibuk apa?

Sedang sibuk mencari uang, hehe. Nyiapin karya buat pameran pertengahan bulan ini (Desember) dan tahun depan. Juga masih sibuk nungguin satu pameran yang sekarang masih berlangsung.

Menurutmu, artsy itu apa dan yang gimana? Beda nggak kira-kira dengan definisi artsy yang berkembang sekarang?

Kalau yang aku tahu, artsy itu orang yang tertarik dengan seni. Beneran tertarik atau yang sekedar nampang doang. Aku bingung juga dengan istilah artsy sekarang, menurutku asal kontribusinya baik ke budaya dan seninya, nggak masalah.

Menurutmu, kamu artsy nggak?

Kalau definisi artsy sesimpel tertarik dengan seni, berarti aku artsy. Kalau beda lagi ya berarti belum tentu J

Menurutmu orang perlu punya ‘sense of art’ nggak di hidupnya, kenapa?

Hmm, bingung ya, sense of art aku nggak paham. Tapi yang penting adalah bisa memahami, segala sesuatu selalu berkenaan dengan sesuatu yang lain. Makna tunggal itu nggak ada dan harus sadar kalau melihat segala sesuatu, bisa nggak cuma dari satu sisi.

Motto hidup kamu?

Motto hidup yang coba aku kejar adalah jadi jujur, baik dalam hidup maupun bikin karya.

Apa yang kamu pikirkan akhir-akhir ini?

Yang aku pikirin akhir-akhir ini, bagaimana caranya makan obat pakai pisang dan mulai harus menerima kalau diriku memang tida berbakat ;(

Kalau lagi creative block, biasanya kamu ngapain?

Kalau kasusnya aku creative block, biasanya diawali dengan “pengen keliatan pinter”, diatasinya dengan damai sama diri sendiri dan jadi jujur sebisanya. Kalau nggak pinter yaudah nggak usah pura-pura pinter, hehe.

Mood penting nggak buat berkarya?

Penting. Aku kenal beberapa orang yang bisa bikin karya bagus kalau sambil mabok atau justru bagus banget kalau patah hati, galau, dsb. Kalau aku nggak bisa, harus dalam keadaan stabil. Kalau lagi nggak enak hati, biasanya nggak ngerjain apa-apa. Kecuali commission work yang deadline nya udah kelihatan mah yaudah gimana lagi harus dikerjain.

Kalau passion, penting nggak?

Passion penting, kalau memang cinta biasanya dia akan mengajari dirinya sendiri untuk jadi lebih baik.

Seandainya kamu nggak menggeluti dunia seni seperti sekarang, di bayanganmu kamu bakal berprofesi atau jadi apa?

Kalau nggak seni-senian aku sekarang sedang di kantor imigrasi, dideportasi dari Jepang karena tidak kredibel sebagai translator/guide dan pakainya visa liburan.


Gimana Folks, kamu yang lagi bingung mencari passion apakah jadi berniat pergi ke Jepang dan jadi translator? Hahaha. Selanjutnya, menurutmu siapa yang seru untuk diinterview sebagai artsy people of the month di Bulan Januari tahun depan Folks? Silakan kasih saran melalui direct message di akun Instagram @folksymagazine atau @folksypress ya. Nah, berikut ini adalah beberapa karya Igi berupa patung dan lukisan. Selebihnya, kamu bisa cek di akun Instagram @sombong_
enjoy!

Sashi

Ceritain sedikit dong tentang karya ini.

Ini adalah salah satu dari empat karya yang masuk dalam seri berjudul “kw” (2017). Visualnya berupa parodi alfamart tapi isinya adalah 'alfa mighty morphin power ranger'. Apa ya, bingung juga. Pokoknya itu adalah hasil dari upaya aku untuk ngulik soal humor, jadinya begitu. Minimal bisa bikin yang liat senyum dikit. Dasarnya memang aku suka karya yang kocak dan punya ambiguitas tinggi. Itu di Bandung, waktu itu bareng kolektif di mana aku tergabung di dalamnya, namanya @klub.remaja.


Recent Post
Categories